Rabu, 31 Oktober 2012

Sumpah Pemuda


28 Oktober 2012


Hari Sumpah Pemuda












Hari dimana pemuda di Indonesia bersatu padu untuk menyatukan bangsa ini.
Sekarang saat kita sudah merdeka, apa yang harus kita lakukan?
Masih dengan misi yang sama, menyatukan bangsa ini, dalam versi yang lebih modern dan cara yang lebih kreatif.
Tidak hanya menyatukan, tugas kita sebagai pemuda, penerus negara ini, juga semakin berat: Memajukan Indonesia.

Dulu, saat saya kecil, kata-kata "Generasi muda adalah penerusa bangsa" hanya terkesan seperti kata-kata mutiara bagi saya.
Sampai akhirnya saya melihat teman-teman seangkatan saya bekerja di Kementrian, di Bank Indonesia, di BUMN, di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, di media, menjadi guru, menjadi polisi, menjadi pengacara, menjadi pengusaha yang mempekerjakan banyak orang, dan masih banyak lagi profesi lainnya.
Disitu saya sadar, bahwa memang keberlangsungan bangsa ini, masa depan negara ini, ada di tangan pemudanya.
And I have a good feeling, Indonesia will be better in our hand!
Dont you?

Suatu hari, saya pernah mendapat kelas dengan salah satu mantan petinggi di era Pak Habibie.
Beliau sangat cerdas, maklum asuhan Pak Habibie saat mereka bersama-sama tinggal di Jerman.
Perjalanan karirnya pun sangat cemerlang. Seseorang yang sangat hebat. Dan yang membuat saya salut, masa tuanya dihabiskan untuk menjadi dosen, menularkan ilmu dan semangatnya untuk membawa Indonesia menjadi negara maju kepada para generasi muda, generasi saya.
Pak Osman, mantan direktur BUMN dan pernah merasakan menjadi direktur perusahaan swasta juga, adalah sosok yang sangat karismatik. Beliau berpesan kepada peserta di kelasnya untuk memajukan negara ini, salah satunya adalah mengabdi kepada negara melalui BUMN.
Beliau ingin BUMN menjadi institusi yang profitable dan mampu berprestasi di dunia internasional. Namun di tengah-tengah sesi, beliau sempat berkeluh kesah mengenai politik di negara ini.

"Kalau kamu pintar, jangan main politik."

Saya ingat betul kata-kata beliau. Memang benar, politik penuh drama. Daripada kepintaran kita dipakai untuk berskenario, lebih baik dipakai untuk mengabdi kepada negara, kalau di kasus saya melalui memberikan hasil kerja terbaik untuk BUMN tempat saya bekerja.

"Korupsi membuat negara ini hancur. Lebih baik 2 generasi di atas kalian ditembak mati semua, agar negara ini menjadi lebih baik. Saya pun rela saya ikut ditembak mati jika memang hal itu bisa memajukan negara ini."

Sebuah perkataan yang membuat saya kagum dengan sosoknya.

Yah, generasi saya sekarang sedang mengambil tongkat estafet yang akan menentukan masa depan Indonesia, secara perlahan-lahan. Umur 20-an tahun adalah usia yang sangat produktif untuk melakukan perubahan. Perubahan-perubahan kecil di lingkungan kita, yang bisa saja nantinya akan berdampak besar untuk negri ini. Sudah banyak tokoh-tokoh yang bisa dijadikan teladan, misalnya saja Pak Anies Baswedan dengan Indonesia Mengajar-nya. Kita pun harus lebih proaktif lagi dalam melakukan perubahan dalam lingkungan kita.

Bulan lalu saya membaca buku Pak Chairul Tanjung, buku yang sangat menginspirasi. Wajib dibaca mahasiswa-mahasiswa di seluruh negri ini. Perubahan itu berawal dari kita, jangan menunggu, mari lakukan perubahan dari hal-hal kecil yang ada dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan membentuk tim kecil untuk memberikan pendidikan bahasa inggris gratis kepada anak-anak tidak mampu.

Saya juga sangat tertarik dengan iklan Coca-cola "Reason to Believe" dan campaign mereka #BeraniMengubah. Sebuah kampanye yang harusnya membangkitkan semangat kita sebagai generasi muda untuk menjadi agent of change.

Saya bersyukur, perusahaan saya yang sekarang, sebuah BUMN, sedang getol-getolnya bertransformasi untuk mengejar ketertinggalannya. Baik dari segi insfratruktur, maupun attitude dan budaya kerja. Saya pun berharap, saya bisa bekerja sebaik mungkin dan memberikan sumbangsih yang besar untuk perusahaan ini. Karena dengan begitu, saya tidak hanya mengabdi untuk perusahaan tetapi juga untuk negara.

Marilah kita sebagai pemuda, jangan hanya meminta perubahan di negara ini, tapi menjadi orang yang berani mengubah, berani melakukan inovasi demi kemajuan negara di masa mendatang. Ingat, masa depan bangsa ini ada di tangan kita. Jangan sampai kesalahan bangsa kita di masa lalu, terulang lagi pada masa 'kepemimpinan' kita.

Jangan tanyakan apa yang negara berikan untukmu, tapi apa yang telah kamu berikan untuk negara - John F. Kennedy

Sabtu, 27 Oktober 2012

Mandi Bola

Last time saya mandi bola adalah saat saya berusia 5 tahun. Gara-gara nemenin princess main, akhirnya saya ngerasain lagi mandi bola. Dan rasanya, amazong! Sama seperti terakhir kali saya merasakan mandi bola 18 tahun yang lalu, menyenangkan! Coba deh :P



Piknik ke Gelanggang Samudra Ancol

Hey barbies! Selamat Idul Adha! Kemana kalian menghabiskan long weekend kali ini? Saya mendapat kunjungan dari 'Nyonya Besar' and her new princess, jadi long weekend kali ini saya stay di Jakarta.
Jakarta weekend ini lengaaang sekali, jalanan lancar tanpa hambatan. Sangat menyenangkan! Karena mom bw adek yg berusia 9 bulan, jadi kami memutuskan untuk melihat binatang, either di Ragunan, Taman Safari atau di Ancol. Akhirnya setelah berbagai pertimbangan, diputuskanlah Ancol, sebagai destinasi liburan kami.
Jam 9 kami berangkat dari penginapan di kawasan Gambir menggunakan taksi. Sampai gerbang Ancol, kami membayar tiket masuk sebesar Rp 15,000 per orang. Selanjutnya kami menuju Gelanggang Samudra Ancol, tiket masuknya Rp 88,000 per orang. Disini kami melihat beberapa show yang dipentaskan oleh binatang-binatang pintar yang telah terlatih.
Show 1: Show Margasatwa. Ada penampilan dari Berang-berang, Beruang madu dan Kuda nil. Lucu-lucu deh mereka.
Show 2: Show singa laut. Selain ada singa laut, show ini juga menampilkan atraksi dari burung beo. Si beo pinter banget, sedangkan si singa lautnya sangat atraktif. Seru lah pokoknya.
Show 3: Lumba-lumba. Ini yang kami tunggu-tunggu. Seperti yang sering kita lihat di tivi-tivi, binatang ini memang friendly banget, lompatannya tinggi dan membuat saya sangat ingin sekali berenang bersama lumba-lumba.
Seharusnya masih ada 2 show lagi; cinema 4D dan pirates stuntmant show. Sayang si princess udah kecapean dan ngantuk, jadi sebelun menyaksikan semuanya kami harus pulang lebih awal. Gelanggang Samudra worth to try to spend ur weekend with your family or even your friends. Totally fun!




Kamis, 25 Oktober 2012

Cant wait!

Sometimes, when I'm too excited planning a thing, it seems like I can't wait any longer to make it happen.
Well, I have some promotion plans for my future market. Like shopping tour (I know it's a common thing), educate young people about 'being a bold person' and my traditional clothing line.
When this things automatically run in my mind, really, I wanna moving forward faster. I wanna make this plan's done great. I can't wait that day, when I live my dream..

Jumat, 19 Oktober 2012

Senayan Driving Range

Friday nite out with the gank. We wanna try golf that's why we went to Senayan Driving Range. It was my very first time practiced golf. Thanks @fajarfr for teaching me and bring us a set of stick.
The city view from this place is sooo ah-doreable! Anyway, here is the detail of the price.
100 balls: Rp. 70.000 for weekdays & Rp 90.000 for weekend
Left hand stick rental: Rp 20.000 per stick



Harvey concert

Went out with my boys for Harvey Maliholo concert at JCC senayan. Had so much fun!

Office look

I love this dress. Looks like Garuda Indonesia old uniform. Thanks, Accent. Xoxo.

Rabu, 10 Oktober 2012

Quote of The Day



"The princess had to kiss many frogs before she kisses the real prince. So, it's okay if you met the wrong guys before you meet the right one."


Minggu, 07 Oktober 2012

Dreams

My 1st dream comes true. And here is the others. I wish I could make it happen :)
1. Traditional clothing line
2. Spa for middle-low user
3. Chatering for mom's business
What yours?!

Xoxo,
@megaagnesty